Donor Darah ke-25, Alumni SMP 2 Garut Angkatan 88 Kumpulkan 202 Kantong Darah
Daspublika.com – Komunitas Alumni SMP 2 Garut Angkatan 1988 kembali menggelar kegiatan donor darah rutin yang untuk tahun ini memasuki pelaksanaan ke-25. Kegiatan sosial tersebut berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Garut. Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul 202 kantong darah.

Ketua Komunitas Alumni SMP 2 Garut Angkatan 1988, Milka Malia, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah bermula dari kebersamaan para alumni yang sejak tahun 2011 rutin mengadakan reuni. Seiring waktu, para alumni sepakat mengubah pertemuan tersebut menjadi kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Awalnya kami hanya berkumpul untuk reuni. Kemudian muncul gagasan agar kebersamaan alumni tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang memberi manfaat lebih luas, salah satunya donor darah rutin setiap tiga bulan sekali,” ujar Milka.
Menurutnya, donor darah yang awalnya hanya diikuti sekitar 50 orang alumni kini berkembang pesat. Melalui pembentukan koordinator dan penyebaran informasi yang lebih luas, jumlah pendaftar donor darah terus meningkat hingga mencapai sekitar 350 peserta.

Selain donor darah, komunitas alumni juga memiliki sejumlah kegiatan sosial lain, seperti pembagian takjil pada bulan Ramadan dan berbagai aksi kemanusiaan lainnya.
Koordinator lapangan, Neni Kusnaeni, mengatakan bahwa kegiatan donor darah telah menjadi agenda tetap komunitas dan melibatkan banyak relawan dalam proses pelaksanaannya.
Sementara itu, Andri Permana, yang turut menjadi koordinator lapangan, menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan oleh para alumni yang tersebar di berbagai daerah, termasuk luar kota, sehingga informasi kegiatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Kepala UDD PMI Kabupaten Garut, dr. Iwan Irawan, mengapresiasi konsistensi Komunitas Alumni SMP 2 Garut Angkatan 1988 dalam mendukung pemenuhan kebutuhan darah di Kabupaten Garut.
“Kegiatan donor darah yang dilakukan secara rutin seperti ini sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan,” katanya.
Ketua PMI Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman, juga menyampaikan penghargaan kepada para alumni yang terus menanamkan semangat kepedulian sosial.
“Donor darah bukan hanya kegiatan kemanusiaan, tetapi juga bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap semangat ini dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa,” ujar dr. Helmi Budiman.
Selama lebih dari satu dekade, Komunitas Alumni SMP 2 Garut Angkatan 1988 menunjukkan bahwa ikatan persahabatan antarsesama alumni tidak hanya terjaga melalui silaturahmi, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (*)