PMI Garut dan Polres Garut Sukses Himpun 92 Kantong Darah
Daspublika.com – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diwujudkan Polres Garut melalui aksi donor darah yang berhasil menghimpun 92 kantong darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Garut. Kegiatan bakti kesehatan tersebut digelar di Graha Mumun Surachman Polres Garut, Rabu (24/6/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat.
Donor darah yang diprakarsai Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Garut itu melibatkan personel Polri, Bhayangkari, anggota Saka Bhayangkara Karangpawitan, peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Klinik Wira Pratama Polres Garut, hingga masyarakat umum.
Kasi Dokkes Polres Garut, Aceng Ridwan, S.Kep., Ners., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata.
“Donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial. Setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Sebanyak 154 peserta mengikuti proses skrining kesehatan. Dari jumlah tersebut, 92 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, dengan rincian 21 kantong golongan A, 25 kantong golongan B, 40 kantong golongan O, dan 6 kantong golongan AB. Sementara 62 peserta lainnya belum dapat mendonor karena belum memenuhi persyaratan kesehatan.
Ketua PMI Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Polres Garut dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Garut.
“Terima kasih kepada Polres Garut dan seluruh pendonor yang telah berpartisipasi. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki nilai yang sangat besar karena akan membantu pasien yang membutuhkan transfusi. Kolaborasi seperti ini menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Garut,” katanya.
Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi P., SH., menambahkan bahwa rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
“Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya diperingati melalui upacara atau seremoni, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Donor darah adalah salah satu bentuk pengabdian Polri untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi yang terus terjalin antara PMI Kabupaten Garut dan Polres Garut, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor darah sukarela semakin meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan dapat terus terpenuhi. (*)