Dies Natalis SMAN 8 Garut, Donor Darah PMI Hasilkan 35 Kantong
Daspublika.com – Peringatan Dies Natalis ke-37 SMAN 8 Garut tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga aksi kemanusiaan melalui donor darah. Bekerja sama dengan PMI Kecamatan Cilawu, kegiatan yang digelar pada Rabu (24/6/2026) tersebut berhasil mengumpulkan 35 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Garut.
Donor darah mendapat sambutan positif dari warga sekolah dan masyarakat. Sebanyak 50 orang mengikuti proses pendaftaran dan skrining kesehatan. Setelah melalui pemeriksaan, 35 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan peserta lainnya belum dapat mendonor karena alasan kesehatan.
Guru Geografi sekaligus Pembina PMR SMAN 8 Garut, Ellida Tajmunnisa Nurimani, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada peserta didik melalui aksi nyata.
“Dies Natalis bukan hanya menjadi momen untuk merayakan perjalanan sekolah, tetapi juga kesempatan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami ingin para siswa memahami bahwa donor darah adalah bentuk sederhana berbagi kehidupan kepada sesama,” ujarnya.
Menurut Ellida, keterlibatan Palang Merah Remaja (PMR) dalam pelaksanaan donor darah juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ketua PMI Kecamatan Cilawu, Engkos Koswara, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan SMAN 8 Garut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda rutin karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
“Sebanyak 35 kantong darah yang terkumpul hari ini sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan. Selain membantu memenuhi stok darah, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk membangun budaya donor darah sejak usia muda,” katanya.
Engkos mengungkapkan, PMI Kecamatan Cilawu berhasil menghimpun sekitar 200 kantong darah sepanjang bulan sebelumnya dari berbagai kegiatan donor yang dilaksanakan di sekolah, instansi, komunitas, dan lingkungan masyarakat.
Menurutnya, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam donor darah menjadi indikator tumbuhnya kesadaran bahwa setetes darah dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain.
Melalui Dies Natalis ke-37, SMAN 8 Garut menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak hanya berperan mencetak generasi berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang peduli, berempati, dan memiliki semangat kemanusiaan melalui aksi nyata bagi sesama. (*)